KREATIVITAS
Jawablah pertanyaan pertanyaan berikut dengan jawaban yang
kreatif !
- Kata apa saja yang menggambarkanmu hari ini ?
- Dapatkah difikirkan perasaan apa saja yang dihayati setiap hari ?
- Andaikata di jakarta itu gurun, apa saja akibatnya ?
- Andaikata semua orang dilarang makan apa yang akan terjadi ?
- Andaikata manusia dapat tinggal di laut apa yang akan terjadi ?
- Bagaimana memperbaiki ruang kelas agar menjadi nyaman ?
- Selain untuk alas kaki apa fungsi sepatu ?
- Manfaat kuliah di jurusanmu apa saja ?
- Apa manfaat lain selain jadi guru ?
- Teruskan cerita berikut, minimal 2 paragraf !
“Si Kido”
Pada hari senin ayah mengantar kido ke sekolah dasar. Hari
ini adalah hari pertama kido bersekolah dan ia merasa sedikit khawatir. “ayah
aku tidak ingin pergi sekolah. Aku tidak kenal siapa pun dan aku akan
merindukan kalian.” Kata kido, lalu ayahnya menjawab “ayah yakin kamu akan
memiliki teman baru disana. Semua anak pasti merasakan hal yang sama
sepertimu.”
Contoh jawaban saya waktu mengikuti pelajaran psikologi
pendidikan :
- Sebel, bosan, sedih, rindu
- Tentu dapat, senang,sedih,bingung
- Tambah panas, masyarakat akan flu,banyak kotoran kucing
- kurus,warung makan akan gulung tikar.
- bikini laku keras dipasaran, kulitnya licin
- Diberi kursi yang empuk seperti sofa, ada kulkasnya, ada ac-nya, ada televisinya,tempat tidur.
- Untuk tempat ikan, tempat pensil, perahu mainan kalau banjir
- Berhubung saya jurusan sastra indonesia, jadi manfaat kuliah di sastra itu dapat mengetahui karya-karya sastra anak bangsa, dapat mengetahui sejarah dan perkembangan sastra indonesia dan menjadi sosok yang romantis.
- Jadi penulis novel, jadi pembawa berita
- Lanjutan cerita diatas !
Ayah mengantarkan
sido sampai depan gerbang sekolah. Sido pun memasuki kelas dengan rasa ragu
namun tanpa diduga tiba-tiba teman sekelasnya berlari menghampiri sido. Sido sangat
kaget dan terheran-heran karena teman-temannya menghampiri juga membawa hp dan
kertas. Salah satu temannya langsung mengajukan pertanyaan “ morgan smash kan?”,
sido pun heran dan menjawab “ bukan” .
Dengan berusahameyakinkan teman-temannya kalau dia bukanlah
morgan smash namun teman-temannya masih saja menganggap sido adalah morgan yang
jelas sangat ganteng dari pada sido. Akhirnya sido mencoba menjelaskan dengan
perlahan dan teman-temannya mengerti namun tetap berteman dengan sido meski
sido bukanlah morgan.
Menurut para ahli :
Jadi,
pengertian kreativitas dalam cangkupan yang luas adalah kemampuan mental dan
berbagai jenis keterampilan khas manusia yang dapat melahirkan pengungkapan
yang unik, berbeda, orisinil, sama sekali baru, indah, efisien, tepat sasaran
dan tepat guna.
perkembangan kreativitas
Upaya membantu mengembangkan kreativitas dan implikasinya
dalam pendidikan
1.
Torrance
Menanamkan relasi bantuan dengan istilah
“creative relationship” yang memiliki karakteristik sebagai berikut:
·
Pembimbing berusaha
memahami pikiran dan perasaan anak
·
Pebimbing mendorong anak
untuk mengungkapkan gagasannya tanpa mengalami hambatan
·
Pebimbing lebih menekan
pada proses daripada hasil hingga pebimbing dituntut untuk mampu memandang
permasalahan anak
·
Pebimbing tidak memaksakan
pendapat,pandangan atau nilai nilai tertentu pada anak.
2.
Dedi supriadi
Mengemukakan sejumlah bantuan yang dapat
digunakan untuk membimbing perkembangan anak-anak kreatif,yaitu:
·
Menciptakan rasa amankepada
anak untuk mengekpresikan kreativitasnya
·
Mengakui dan menghargai
gagasan anak
·
Menjadi pendorong bagi anak
untuk mengkombinasikan dan mewujudkan gagasan-gagasannya
·
Memberikan peluang untuk mengkomunikasikan gagasan-gagasannya
Ciri-ciri Individu Kreatif
Sund (1975) mengatakan
bahwa individu kreatif memiliki ciri-ciri berikut:
1. Hasrat keingintahuan
yang cukup besar
2. Bersikap terbuka
terhadap pengalaman baru
3. Panjang akal
4. Keinginan untuk
menemukan dan meneliti
5. Cenderung lebih
menyukai tugas yang berat dan sulit
6. Cenderung mencari
jawaban yang luas dan memuaskan
7. Memiliki dedikasi
bergairah serta aktif dalam melaksanakan tugas
8. Berfikir fleksibel
9. Menanggapi pertanyaan
yang diajurkan serta cenderung memberi jawaban lebih banyak
10. Kemampuan membuat analisis dan sintesis
11. Memiliki semangat bertanya serta meneliti
12. Memiliki daya abstraksi yang cukup baik
13. Memiliki latar belakang membaca yang cukup luas
Cara menjadi Pemikir
Kreatif antara lain :
1. Mencari
jalan-jalan termudah bagi kita sendiri
2. Mengubah
kekurangan menjadi kelebihan
3. Menggali
cara lama sebagai ide baru
4. Idealisasi
5. Sengaja
menciptakan situasi problematis
6. Provokasi
dari Edward de Bono
7. Taraf-taraf
ide kreatif.
8. Bentuk
model dan bentuk mainan
9. Mengaitkan
pemikiran kreatif dengan indera pendengaran
10. Komputer dan kreativitas
11. Lebih kreatif dengan menekankan makna.
. Pandangan Islam
tentang Kreativitas
Agama
Islam sudah sangat jelas memberikan ruang seluas-luasnya kepada umatnya untuk
selalu berpikir dan menemukan ide-ide kreatif sebagaimana yang terdapat dalam
kitab suci Al-Qur’an.
“Demikianlah, Allah
menerangkan kepadamu ayat-ayatNya agar kamu berpikir.” (Q.S. Al-Baqarah [2]:
219)
Ayat di atas
memberikan penjelasan bahwa sebenarnya Islam pun dalam hal kekreativitasan
memberikan kelapangan pada umatnya untuk berkreasi dengan akal pikirannya dan
dengan hati nuraninya (qalbunya) dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hidup
di dalamnya.
Jika
masalah kreativitas berasal dari bakat, maka tidak sepebuhnya benar karena
kreativitas seseorang bisa diasah dan dilatih. Pada dasarnya setiap orang
mempunyai potensi kreativitas lebih banyak daripada yang biasa digunakannya.
Kesanggupan untuk mencipta atau mencari masalah dengan jitu tidak terbatas pada
bakat-bakat yang luar biasa saja. Melainkan dimiliki oleh setiap orang yang
bakatnya mungkin hanya rata-rata.
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (ar-Ra’du: 11)
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (ar-Ra’du: 11)
Allah menjelaskan
dalam Al-Qur’an bahwa dalam ayat ini Allah tidak akan merubah suatu kaum
kecuali terdapat perubahan dalam diri mereka, atau orang lain yang mengamati
mereka, atau sebagian kaum dari mereka.
Sumber / Daftar Pustaka
Chandra, Julius. 1994. Kreativitas, Yogyakarta :
kanisius.
Shaleh, Abdul Rahman. 2008. Psikologi, Jakarta :
kencana.
Slavin, Robert E.
Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Jakarta: PT Indeks. 2011.