Minggu, 24 Mei 2015

psikologi tentang kreativitas

KREATIVITAS


Jawablah pertanyaan pertanyaan berikut dengan jawaban yang kreatif !
  •          Kata apa saja yang menggambarkanmu hari ini ?
  •          Dapatkah difikirkan perasaan apa saja yang dihayati setiap hari ?
  •          Andaikata di jakarta itu gurun, apa saja akibatnya ?
  •          Andaikata semua orang dilarang makan apa yang akan terjadi ?
  •          Andaikata manusia dapat tinggal di laut apa yang akan terjadi ?
  •          Bagaimana memperbaiki ruang kelas agar menjadi nyaman ?
  •          Selain untuk alas kaki apa fungsi sepatu ?
  •          Manfaat kuliah di jurusanmu apa saja ?
  •          Apa manfaat lain selain jadi guru ?
  •          Teruskan cerita berikut, minimal 2 paragraf !

“Si Kido”
Pada hari senin ayah mengantar kido ke sekolah dasar. Hari ini adalah hari pertama kido bersekolah dan ia merasa sedikit khawatir. “ayah aku tidak ingin pergi sekolah. Aku tidak kenal siapa pun dan aku akan merindukan kalian.” Kata kido, lalu ayahnya menjawab “ayah yakin kamu akan memiliki teman baru disana. Semua anak pasti merasakan hal yang sama sepertimu.”
Contoh jawaban saya waktu mengikuti pelajaran psikologi pendidikan :
  •          Sebel, bosan, sedih, rindu
  •          Tentu dapat, senang,sedih,bingung
  •          Tambah panas, masyarakat akan flu,banyak kotoran kucing
  •          kurus,warung makan akan gulung tikar.
  •          bikini laku keras dipasaran, kulitnya licin
  •          Diberi kursi yang empuk seperti sofa, ada kulkasnya, ada ac-nya, ada televisinya,tempat tidur.
  •          Untuk tempat ikan, tempat pensil, perahu mainan kalau banjir
  •          Berhubung saya jurusan sastra indonesia, jadi manfaat kuliah di sastra itu dapat mengetahui karya-karya sastra anak bangsa, dapat mengetahui sejarah dan perkembangan sastra indonesia dan menjadi sosok yang romantis.
  •          Jadi penulis novel, jadi pembawa berita
  •          Lanjutan cerita diatas !

 Ayah mengantarkan sido sampai depan gerbang sekolah. Sido pun memasuki kelas dengan rasa ragu namun tanpa diduga tiba-tiba teman sekelasnya berlari menghampiri sido. Sido sangat kaget dan terheran-heran karena teman-temannya menghampiri juga membawa hp dan kertas. Salah satu temannya langsung mengajukan pertanyaan “ morgan smash kan?”, sido pun heran dan menjawab “ bukan” .

Dengan berusahameyakinkan teman-temannya kalau dia bukanlah morgan smash namun teman-temannya masih saja menganggap sido adalah morgan yang jelas sangat ganteng dari pada sido. Akhirnya sido mencoba menjelaskan dengan perlahan dan teman-temannya mengerti namun tetap berteman dengan sido meski sido bukanlah morgan.



Menurut para ahli :


Jadi, pengertian kreativitas dalam cangkupan yang luas adalah kemampuan mental dan berbagai jenis keterampilan khas manusia yang dapat melahirkan pengungkapan yang unik, berbeda, orisinil, sama sekali baru, indah, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.

perkembangan kreativitas 
KARAKTERISTIK KREATIVITAS


Upaya membantu mengembangkan kreativitas dan implikasinya dalam pendidikan
1.      Torrance
Menanamkan relasi bantuan dengan istilah “creative relationship” yang memiliki karakteristik sebagai berikut:
·         Pembimbing berusaha memahami pikiran dan perasaan anak
·         Pebimbing mendorong anak untuk mengungkapkan gagasannya tanpa mengalami hambatan
·         Pebimbing lebih menekan pada proses daripada hasil hingga pebimbing dituntut untuk mampu memandang permasalahan anak
·         Pebimbing tidak memaksakan pendapat,pandangan atau nilai nilai tertentu pada anak.
2.      Dedi supriadi
Mengemukakan sejumlah bantuan yang dapat digunakan untuk membimbing perkembangan anak-anak kreatif,yaitu:
·         Menciptakan rasa amankepada anak untuk mengekpresikan kreativitasnya
·         Mengakui dan menghargai gagasan anak
·         Menjadi pendorong bagi anak untuk mengkombinasikan dan mewujudkan gagasan-gagasannya
·         Memberikan peluang  untuk mengkomunikasikan gagasan-gagasannya
Ciri-ciri Individu Kreatif
Sund (1975) mengatakan bahwa individu kreatif memiliki ciri-ciri berikut:
1.      Hasrat keingintahuan yang cukup besar
2.      Bersikap terbuka terhadap pengalaman baru
3.      Panjang akal
4.      Keinginan untuk menemukan dan meneliti
5.      Cenderung lebih menyukai tugas yang berat dan sulit
6.      Cenderung mencari jawaban yang luas dan memuaskan
7.      Memiliki dedikasi bergairah serta aktif dalam melaksanakan tugas
8.      Berfikir fleksibel
9.      Menanggapi pertanyaan yang diajurkan serta cenderung memberi jawaban lebih banyak
10.  Kemampuan membuat analisis dan sintesis
11.  Memiliki semangat bertanya serta meneliti
12.  Memiliki daya abstraksi yang cukup baik
13.  Memiliki latar belakang membaca yang cukup luas  

Cara menjadi Pemikir Kreatif antara lain :
1.        Mencari jalan-jalan termudah bagi kita sendiri
2.        Mengubah kekurangan menjadi kelebihan
3.        Menggali cara lama sebagai ide baru
4.        Idealisasi
5.        Sengaja menciptakan situasi problematis
6.        Provokasi dari Edward de Bono
7.        Taraf-taraf ide kreatif.
8.        Bentuk model dan bentuk mainan
9.        Mengaitkan pemikiran kreatif dengan indera pendengaran
10.    Komputer dan kreativitas
11.  Lebih kreatif dengan menekankan makna.

. Pandangan Islam tentang Kreativitas
      Agama Islam sudah sangat jelas memberikan ruang seluas-luasnya kepada umatnya untuk selalu berpikir dan menemukan ide-ide kreatif sebagaimana yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an. 

“Demikianlah,  Allah menerangkan kepadamu ayat-ayatNya agar kamu berpikir.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 219)
Ayat di atas memberikan penjelasan bahwa sebenarnya Islam pun dalam hal kekreativitasan memberikan kelapangan pada umatnya untuk berkreasi dengan akal pikirannya dan dengan hati nuraninya (qalbunya) dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hidup di dalamnya.
   Jika masalah kreativitas berasal dari bakat, maka tidak sepebuhnya benar karena kreativitas seseorang bisa diasah dan dilatih. Pada dasarnya setiap orang mempunyai potensi kreativitas lebih banyak daripada yang biasa digunakannya. Kesanggupan untuk mencipta atau mencari masalah dengan jitu tidak terbatas pada bakat-bakat yang luar biasa saja. Melainkan dimiliki oleh setiap orang yang bakatnya mungkin hanya            rata-rata.
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (ar-Ra’du: 11)
Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa dalam ayat ini Allah tidak akan merubah suatu kaum kecuali terdapat perubahan dalam diri mereka, atau orang lain yang mengamati mereka, atau sebagian kaum dari mereka.

Sumber / Daftar Pustaka
Chandra, Julius. 1994. Kreativitas, Yogyakarta : kanisius.
Shaleh, Abdul Rahman. 2008. Psikologi, Jakarta : kencana.
Slavin, Robert E. Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Jakarta: PT Indeks. 2011.


psikologi tentang emosi

Hubungan antara otak dengan emosi mempunyai kaitan yang sangat erat secara fungsional. Antara satu dengan lainnya saling menentukan. Daniel Goleman menggambarkan bahwa otak berfikir harus tumbuh dari wilayah otak emosional. Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa kecerdasan emosional hanya bisa aktif di dalam diri yang memiliki kecerdasan intelegtual. Meskipun lekat dengan kehidupan manusia,emosi tidaklah mudah dirumuskan dalam deretan kata-kata.


Di dalam Al-Quran terdapat banyak ayat yang melukiskan ekspresi emosi dengan sangat jelas sampai pada reaksi behavional yang menyertainya,misalnya emosi marah,sedih,campur kecewa, yang digambarkan dalam surah 16:58-59

A.   Emosi Senang

Emosi senang umumnya didefinisikan sebagai sesuatu yang membuat kesenangan dalam hidup. Davidoff(1987) menulis,”we define happinnes as overall satisfaction with life.” Peranan senang yang meliputi cinta,puas,gembira,dan bahagia adalah kondisi yang senantiasa didambakan manusia. Terdapat beberapa ayat yang dengan jelas mewartakan adanya perubahan wajah akibat rasa senang. Salah satu ayatnya adalah: Surah 76:11

psikologi tentang konsep diri

KONSEP DIRI

Konsep diri atau bahasa kerennya self consept suatu bagian yang penting untuk melihat kepribadian seseorang. Konsep diri merupakan sifat yang dimiliki manusia, sehingga dapat digunakan untuk membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya. Konsep diri bearti segala yang anda ketahui tentang diri anda.
Konsep diri seseorang dinyatakan melalui sikap dirinya.Manusia sebagai mahluk yang memiliki dorongan untuk berkembang yang pada akhirnya menyebabkan ia sadar akan keberadaan dirinya. Perkembangan yang berlangsung tersebut kemudian membantu pembentukan konsep diri individu yang bersangkutan.oleh karena itu,perbaikan di segala bidang kehidupan anda harus dimulai dari perbaikan di dalam self concept anda.
Beberapa ahli merumuskan definisi konsep diri
1.       Burns (1993) konsep diri adalah suatu gambaran campuran dari apa yang kita pikirkan,orang-orang lain berpendapat, mengenai diri kita, dan seperti apa diri kita yang kita inginkan. 
2.      Hurlock (1990:58) memberikan pengertian tentang konsep diri sebagai gambaran yang dimiliki orang tentang dirinya. Konsep diri ini merupakan gabungan dari keyakinan yang dimiliki individu tentang mereka sendiri yang meliputi karakteristik fisik, psikologis, sosial, emosional, aspirasi dan prestasi.
3.      Calhoun dan Acoccela (1990)  konsep diri adalah cara pandang individu terhadap dirinya akan membentuk suatu konsep tentang diri sendiri. Konsep tentang diri merupakan hal yang penting bagi kehidupan individu karena konsep diri menentukan bagaimana individu bertindak dalam berbagai situasi.

4.      Stuart dan Sundeen (1997) pengertian konsep diri adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain.



Aspek-Aspek Konsep Diri Menurut Para Ahli Psikologi

·      Hurlock mengemukakan bahwa konsep diri memiliki dua aspek (1999), yaitu :

1.  Fisik
 Aspek ini meliputi sejumlah konsep yang dimiliki individu mengenai penampilan, kesesuaian dengan jenis kelamin, arti penting tubuh, dan perasaan gengsi di hadapan orang lain yang disebabkan oleh keadaan fisiknya. Hal penting yang berkaitan dengan keadaan fisik adalah daya tarik dan penampilan tubuh dihadapan orang lain. Individu dengan penampilan yang menarik cenderung mendapatkan sikap sosial yang menyenangkan dan penerimaan sosial dari lingkungan sekitar yang akan menimbulkan konsep yang positif bagi individu.

2. Psikologis
Aspek ini meliputi penilaian individu terhadap keadaan psikis dirinya, seperti rasa percaya diri, harga diri, serta kemampuan dan ketidak mampuannya. Penilaian individu terhadap keadaan psikis dirinya, seperti perasaan mengenai kemampuan atau ketidakmampuannya akan berpengaruh terhadap rasa percaya diri dan harga dirinya. Individu yang merasa mampu akan mengalami peningkatan rasa percaya diri dan harga diri, sedangkan individu dengan perasaan tidak mampu akan merasa rendah diri sehingga cenderung terjadi penurunan harga diri.

·      Berzonsky bahwa aspek konsep diri (Sandhaningrum, 2009) adalah

1.      Aspek fisik, yaitu bagaimana penilaian individu terhadap segala sesuatu bayang terlihat secara fisik yang dimilikinya seperti tubuh, kesehatan, pakaian penampilan.
2.      Aspek sosial, yaitu bagaimana peranan sosial yang perankan individu mencakup hubungan antara individu dengan keluarga dan individu dengan lingkungan.
3.      Aspek moral, merupakan nilai dan prinsip yang memberi arti dan arah dalam kehidupan individu dan memandang nilai etika moral dirinya seperti kejujuran, tanggungjawab atas kegagalan yang dialaminya, religiusitas serta perilakunya.
4.      Aspek psikis, meliputi pikiran, perasaan dan sikap yang dimiliki individu terhadap dirinya  sendiri.

PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR

Dalam proses belajar mengajar dibutuhkan konsep diri yang positif untuk mencapai prestasi akademik yang tinggi, karena konsep diri berkolerasi dengan prestasi,motivasi dan tujuan pribadi. Beberapa ahli menunjukan bahwa dari berbagai karakteristik mahasiswa yang tidak mampu mencapai prestasi akademik yang tinggi erat hubungannya dengan masalah rendahnya konsep diri.