Minggu, 24 Mei 2015

psikologi tentang emosi

Hubungan antara otak dengan emosi mempunyai kaitan yang sangat erat secara fungsional. Antara satu dengan lainnya saling menentukan. Daniel Goleman menggambarkan bahwa otak berfikir harus tumbuh dari wilayah otak emosional. Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa kecerdasan emosional hanya bisa aktif di dalam diri yang memiliki kecerdasan intelegtual. Meskipun lekat dengan kehidupan manusia,emosi tidaklah mudah dirumuskan dalam deretan kata-kata.


Di dalam Al-Quran terdapat banyak ayat yang melukiskan ekspresi emosi dengan sangat jelas sampai pada reaksi behavional yang menyertainya,misalnya emosi marah,sedih,campur kecewa, yang digambarkan dalam surah 16:58-59

A.   Emosi Senang

Emosi senang umumnya didefinisikan sebagai sesuatu yang membuat kesenangan dalam hidup. Davidoff(1987) menulis,”we define happinnes as overall satisfaction with life.” Peranan senang yang meliputi cinta,puas,gembira,dan bahagia adalah kondisi yang senantiasa didambakan manusia. Terdapat beberapa ayat yang dengan jelas mewartakan adanya perubahan wajah akibat rasa senang. Salah satu ayatnya adalah: Surah 76:11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar